Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru Online dan Offline 2017

Advertisement

Cara Daftar BPJS Terbaru – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan atau BPJS Kesehatan di dirikan oleh pemerintah sejak tanggal 1 Januari 2014. BPJS Kesehatan yang dulunya bernama Askes atau Asuransi Kesehatan ini merupakan penyedia layanan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia yang di harapkan mampu mengakomodasi segala kebutuhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan.

Namun dalam perjalannya, program ini mengalami banyak kendala hingga kinerjanya pun di rasa kurang maksimal. Hal ini karena kurang adanya sosialisasi bagi masyarakat itu sendiri dan hasilnya banyak masyarakat yang tidak tahu bagaimana cara daftar BPJS kesehatan terbaru . Secara umum, ada 2 pilihan sistem pendaftaran BPJS baik itu untuk perorangan, mandiri, karyawan, PNS, TNI, Polisi dan Umum.

Prosedur Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru

tips mendaftar bpjs kesehatan 2016

tips mendaftar bpjs kesehatan terbaru

Cara Daftar BPJS Kesehatan Secara Langsung ( Offline )

Untuk Cara Daftar BPJS Terbaru secara langsung, siapkan beberapa persyaratan umum yang di perlukan. Pastikan Anda membawa fotocopy KK, KTP, foto terbaru ukuran 3×4 sebanyak 1 lembar serta iuran bulan pertama yang disesuaikan dengan kelas yang Anda inginkan. Selanjutnya, Anda bisa mendatangi kantor BPJS Kesehatan yang ada di sekitar daerah Anda tinggal. Apabila memungkinkan, daftar secara kolektif yang telah di koordinasikan dengan Ketua RT agar lebih mudah.

Setelah Anda sampai di kantor BPJS Kesehatan, Anda akan di berikan formulir pendaftaran yang harus Anda isi dengan jelas dan sesuai dengan fakta yang ada. Hindari penulisan yang salah pada form dokumen tadi. Untuk itu, seusai mengisi form tersebut, sebaiknya baca kembali isi form dokumen, kesalahan dalam pengisian form akan menyebabkan masalah di kemudian hari. Nah, setelah form terisi, Anda akan di beri virtual account yang mana nantinya bisa Anda gunakan sebagai media untuk membayar transfer dana klaim saat di butuhkan.

Baca juga:  Prosedur Klaim BPJS Kesehatan di Rumah Sakit

Selanjutnya, lakukan pembayaran kepada Bank yang telah di tunjuk, kemudian Anda bisa kembali ke kantor BPJS Kesehatan dengan menunjukkan bukti transfer, lalu tunggulah hingga kartu BPJS Anda selesai di buat atau di cetak

Cara Daftar BPJS Kesehatan Secara Online

Langkah awal yang harus Anda lakukan dalam Cara Daftar BPJS Terbaru adalah dengan memperiapkan seluruh berkas yang di butuhkan :

  1. KTP
  2. Kartu Keluarga
  3. Kartu NPWP
  4. Alamat email
  5. Nomor HP yang bisa di hubungi

Setelah semua berkas telah siap, selanjutnya Anda bisa membuka website resmi daftar.bpjs-kesehatan.go.id melalui perangkat seluler atau PC (komputer/laptop) Anda.

Isilah data dengan lengkap dan benar yang terkait dengan data diri serta pilihan kelas yang di tawarkan, alamat, fasilitas kesehatan yang mencakup Faskes Tingkat I dan Faskes Gigi dengan pilihan instansi yang akan Anda pilih sebagai tempat rujukan. Terdapat juga pilihan untuk biaya iuran per bulan yaitu pada kelas III, kelas II, kelas I dengan biaya antara 25 ribu hingga 59 ribu rupiah untuk tiap bulannya. Setelah itu, simpanlah seluruh data tadi lalu tunggu email notifikasi nomor registrasi di email Anda.

Jika Anda sudah mendapatkan notifikasi, print lembar virtual account tadi, kemudian lakukan pembayaran kepada Bank yang telah di tunjuk, seperti BRI, BNI, atau Mandiri, serahkan uang kepada Teller Bank lalu Anda akan di beri bukti pembayaran tersebut.

Kini BPJS Kesehatan Anda sudah aktif, cek ulang email Anda karena akan ada balasan dari BPJS yang berupa E-ID Card BPJS yang bisa Anda print sendiri atau minta petugas di kantor BPJS terdekat dengan langsung mendatangi bagian Print kartu BPJS Kesehatan. Cukup berikan semua data yang ada, form isian, virtual account serta bukti pembayaran.

Iuran BPJS Kesehatan Terbaru

  1. Bagi Anda peserta Penerima Bantun Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan iuran sepenuhnya dibayar oleh Pemerintah.
  2. Untuk Iuran Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja pada Lembaga Pemerintahan, terdiri atas PNS, pejabat negara, anggota TNI, anggota Polri dan pegawai pemerintah non pegawai negeri sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan: 3% dibayar oleh pemberi kerja dan 2% dibayar oleh peserta BPJS.
  3. Untuk Iuran Peserta Pekerja Penerima Upah yang bekerja di BUMN, BUMD, Swasta adalah sebesar 5% dari Gaji atau Upah per bulan dengan ketentuan: 4% dibayar oleh Pemberi Kerja dan 1% dibayar oleh Peserta.
  4. Untuk biaya iuran keluarga tambahan Pekerja Penerima Upah yang terdiri dari anak ke 4 dan seterusnya seperti ayah, ibu, kakek, nenek, mertua ialah besaran iuran sebesar 1% dari dari gaji atau upah per orang per bulan dan dibayar oleh pekerja penerima upah.
  5.  Iuran Jaminan Kesehatan bagi Veteran, Perintis Kemerdekaan, dan janda, duda, atau anak yatim piatu dari Veteran atau Perintis Kemerdekaan, iurannya ditetapkan sebesar 5% (lima persen) dari 45% (empat puluh lima persen) gaji pokok Pegawai Negeri Sipil golongan ruang III/a dengan masa kerja 14 (empat belas) tahun per bulan, dibayar oleh Pemerintah.
  6. Pembayaran iuran paling lambat tanggal 10 (sepuluh) setiap bulan.
Baca juga:  Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan JHT Terbaru 2017

Iuran bagi kerabat lain dari pekerja penerima upah seperti saudara kandung/ipar, asisten rumah tangga, peserta pekerja bukan penerima upah serta iuran peserta bukan pekerja adalah sebesar:

  • Sebesar Rp. 25.500,- per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas 3.
  • Sebesar Rp. 51.000,- per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas 2.
  • Sebesar Rp. 80.000,- per orang per bulan dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan Kelas 1.

Begitulah Cara Daftar BPJS Terbaru yang bisa dijadikan referensi sebelum Anda mendaftar. Simak beberapa artikel tentang BPJS lainnya yang bisa Anda baca sebelum Cara Daftar BPJS Terbaru.

Advertisement

Pencarian:

    tata cara pencairan jht cara manual

Share : FacebookTwitterGooglePinterest

Related Post

30 thoughts on “Pertanyaan Seputar Pencairan Dana Jamsostek BPJS JHT

    • Untuk pencairan saat ini bisa hingga 2 minggu lamanya Pak Adi. Bila masih belum cair, Anda dapat menghubungi BPJS setempat

  1. Saya sudah tidak bekerja, resign tgl 17 maret 2017 status kepesertaan saya sudah tidak aktif. Apa sudah bisa untuk pencairan? Klo nunggu sebulan lama.

  2. saya mau tanya dong, apakah bisa mencairkan bpjs tetapi pakai surat ktp sementara / resi dari dinas kependudukan. di karenakan ktp saya blm jadi dari bulan november?

  3. saya pernah bekerja perusahaan lama dan bpjs lama tdk terkoneksi dengan bpjs perusahaan baru,status bpjs lama tdk aktif,apa bisa saya cairkan bpjs yg lama?

  4. Saya punya 3 kartu bpjs di 3 perusahaan,dan sekarang tidak bekerja bisa tidak saya cairkan sekaligus 3 nya pak.trimksh

  5. Saya baru bekerja satu tahun ,tapi saya di phk oleh perusahaan saya.. bagaimana cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan saya..? Dan apa syarat2 nya ?

  6. Aq belum punya e-ktp, dan aq udah resign kerja belum genap 1 bulan. Dan bpjs ketenagakerjaan terisi saldo selama 1 th. Apa bisa di tarik? Karna aq butuh. Thanks

  7. Saya sudah tidak bekerja dari tgl 23 maret 2017… tp masih ada sisa gaji yg masuk ditgl 25 april 2017 .. apakah bisa saya cairkan dana bpjs saya di tgl 26 april 2017 ????tks

    • Menunggu 1 bulan Pak, apakah Bapak sudah meminta Paklaring dari perusahaan tempat Bapak bekerja dulu?. Bila sudah silakan menunnggu 1 bulan lalu silakaan cairkan dana JHT di kantor cabang BPJS daerah Bapak.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Advertise
  • Bisnis Today

  • (X) 2 kali tuk menutup
    Baca ini: Prosedur Klaim BPJS Kesehatan
    Dukung kami dengan like fanspage ×