Cara Mengelola Pinjaman Bank

Posted on
Advertisement

Cara Mengelola Pinjaman Bank – Kebutuhan yang sangat mendesak seringkali membuat kita terpaksa untuk mengambil hutang kepada pihak bank . Walaupun bagi sebagian orang menganggap bahwa berhutang merupakan hal yang tabu, namun terkadang mereka pun tak bisa menghindarinya.

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar pinjaman tersebut tidak mengganggu cash flow keaungan Anda sehari-hari. Yang pertama adalah dengan mengenali karakter hutang itu sendiri. Saat ini, banyak orang yang mengambil hutang tanpa menimbang resiko yang harus di hadapinya. Baik itu resiko bunga maupun resiko membayar hutang tersebut dari sumber penghasilan Anda. Oleh karena itu penting bagi Anda untuk menganalisa sumber penghasilan Anda sendiri sekarang dan di masa mendatang.

tips mengatur pinjaman bank
tips mengatur pinjaman bank

Kedua adalah mengenali jenis-jenis hutang tersebut. Dalam penggunaanya, hutang di bagi menjadi 2 macam, yakni hutang yang sifatnya produktif dan hutang konsumtif. Hutang produktif ialah hutang yang di gunakan untuk membeli aset-aset produktif. Aset produktif ini bisa berupa Kredit Investasi, Kredit Modal Kerja, Kredit Pemilikan Rumah ( KPR ) dan lain sebagainya termasuk aset yang nilainya terus meningkat dari tahun ke tahun. Sementara itu, hutang konsumtif adalah segala jenis hutang yang di gunakan untuk membeli aset-aset konsumtif seperti kartu kredit untuk belanja.

Lantas bagaimana cara mengelola uang pinjaman bank? Pada contoh kasus sederhana di bawah ini akan di jelaskan bagaimana tips dan trik mengelola keuangan hasil pinjaman di bank agar lebih bermanfaat dan tidak mengganggu kondisi keuangan rumah tangga Anda.

Misalnya saja, jika Anda memiliki gaji 2,5 juta sebulan dan telah berhutang pada pihak bank dengan nilai hutang sebesar 20 juta rupiah dan dengan cicilan 800 ribu per bulan selama tiga tahun, maka di lihat dari besarnya cicilan tersebut termasuk ” lampu kuning ” meskipun hal ini tidak mengganggu kondisi keuangan Anda.

Baca juga:  Kredit Mobil Baru Atau Mobil Bekas

Jika semua hutang di pakai untuk menutupi kebutuhan hidup Anda, sebaiknya Anda juga harus bisa mengelola sisa penghasilan Anda yang telah terpangkas oleh cicilan hutang agar tidak defisit. Sebisa mungkin, Anda sanggup menyisihkan 10% dari penghasilan Anda untuk membuat dana cadangan yang di masukkan ke dalam rekening tersendiri. Dana ini akan sangat bermanfaat untuk Anda yang bisa Anda gunakan untuk menghadapi kondisi darurat dan dapat menjadi investasi yang di kemudian hari akan menambah penghasilan Anda.

Sementara itu, jika dana pinjaman Anda gunakan sebagian, hal ini menjadikan nilai hutang kurang efektif kecuali Anda berencana mengembangkan uang tersebut untuk investasi. Dalam berinvestasi, sebaiknya cari instrumen investasi yang bisa memberikan pendapatan lebih tinggi dibandingkan dengan besaran bunga pinjaman di bank tersebut. Jadi, hindari menyimpan uang pinjaman dalam bentuk deposito karena Anda bisa saja rugi besar.

Baca Juga : Cara Mengajukan Kredit Tanpa Agunan

Bagaimana jika pinjaman tersebut di gunakan untuk usaha?. Sebelum Anda mantap untuk mengajukan pinjaman kepada pihak bank untuk memulai sebuah usaha, Ada baiknya membuat konsep bisnis yang matang. Anda bisa memperhatikan tren bisnis yang tengah berkembang saat ini. Sesuaikan juga passion Anda dengan bisnis atau usaha yang akan Anda jalankan. Selain itu, buatlah strategi bisnis yang tepat dengan menghitung pengeluaran,penghasilan dan layanan secara cermat.

Baca Juga: 10 Ide Bisnis Dengan Modal Kecil di Bidang Jasa

Nah, setelah paham mengenai konsep bisnis yang di jalankan, selanjutnya Anda bisa  memikirkan bagaimana cara melunasi pinjaman usaha tersebut. Namun sebelumnya, hitunglah jumlah nominal utang yang Anda ambil. Pastikan Anda tahu nominal hutang, waktu jatuh tempo,serta berapa cicilan hutang perbulannya. Buatlah rencana pelunasan pinjaman tersebut dengan menghitung pengeluaran dan penghasilan Anda kemudian hitung pula seberapa besar kemampuan tabungan Anda. Usahakan selalu menyisihkan pendapatan Anda per minggu atau per hari untuk tabungan dan cicilan pinjaman.

Baca juga:  Pinjaman Tanpa Jaminan Angunan? Pertimbangkan Ini Dulu

Mulailah dengan pinjaman yang kecil terlebih dahulu, apalagi jika usaha Anda masih tahap merintis. Hal ini akan bermanfaat untuk pengelolaan usaha Anda karena masih bisa di handle sendiri dalam skala yang lebih kecil. Jika Anda terbiasa dengan usaha kecil dan hasilnya memuaskan, tidak menutup kemungkinan usaha Anda nantinya akan bertambah besar dan Anda akan lebih mudah untuk mengelolanya. Demikianlah sedikit informasi mengenai Cara Mengelola Pinjaman Bank. Semoga artikel bermanfaat untuk Anda. Silahkan share jika Anda suka dengan artikel ini.

Advertisement

Pencarian:

    cara mngunkan uang bank, cr mengatur keuangan sisa pinjaman bank, mengelola uang ponjaman dari bank, trik hutang bank, tips hutang bank, cara mengatur keuangan usaha dengan modal pinjaman, cara memfaatkan uang pinjaman bank, cara memenej uang kredit untuk usaha, upaya untuk mengelola kredit, cara memanajemen modal usaha dari bank

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *