Syarat Mendapatkan Program Perumahan BPJS Ketenagakerjaan

Advertisement

Syarat Mendapatkan Program Perumahan BPJS – Ulasan pada kali ini akan membahas tentang syarat mendapatkan program perumahan BPJS. Jadi disini perlu anda ketahui bahwa adanya program ini di laksanakan untuk dapat mempermudah para peserta agar mendapatkan tempat hunian yang layak dan di sesuaikan dengan program yang diselenggarakan oleh pemerintahan dengan memberikan akses fasilitas dan kemudahan yang dapat di manfaatkan secara maksimal oleh seluruh masyarakat yang sedang membutuhkannya.

Meski anggaran yang diberikan tidak sebanyak anggaran yang dipinjamkan oleh bank pada umumnya namun program ini dapat memberikan anggaran untuk membangun rumah tanpa meminta jaminan apapun sehingga sangat membantu untuk masyarakat kecil yang ingin memiliki rumah yang layak huni. Namun ada beberapa proses atau syarat yang harus di jalankan untuk mendapatkan program perumahan BPJS tersebut. Bagi anda yang ingin tahu apa saja persyaratannya maka langsung saja simak ulasan yang ada di bawah ini, Penting, harus baca sampai habis

Informasi Syarat Mendapatkan Program Perumahan BPJS

Syarat Mendapatkan Program Perumahan BPJS

Persyaratan Program

Untuk mendapatkan program perumahan BPJS tersebut maka syaratnya para masyarakat di haruskan terdaftar sebagai anggota BPJS selama minimal satu tahun. Kemudian masih memiliki status kepegawaian atau karyawan. Syarat program perumahan BPJS selanjutnya yaitu mempunyai pendapatan gaji maksimal sebanyak Rp. 4 juta. Kemudian untuk dapat mengajukan program ini maka masyarakat harus benar benar belum memiliki rumah. Di haruskan memiliki kewarganegaraan Indonesia. Usia yang di tentukan adalah di atas 21 tahun dan diharuskan sudah menikah.

Syarat mendapatkan program perumahan BPJS selanjutnya yaitu mempunyai surat keterangan yang berisi bahwa perusahaan atau tempat kerja yang anda tempati untuk menambah pendapatan tersebut bersedia menjadi pemohon atau penanggung jawab PUMP. Syarat berikutnya yaitu melampirkan foto kopi KPJ atau kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan serta melampirkan foto kopi KTP dan juga KK atau kartu keluarga. Tentunya para pengaju program harus tertib terhadap administrasi dan tidak memiliki tunggakkan iuran atau melakukan pembayaran bulanan secara lancar.

Baca juga:  Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan JHT Terbaru 2017

Proses Pengajuan Program

Setelah anda memenuhi syarat mendapatkan program perumahan BPJS maka berikutnya anda harus melalui beberapa proses hingga benar benar mendapatkan program tersebut. Proses yang di jalankan disini sangat mudah sekali yaitu anda di wajibkan atau di haruskan untuk meminta surat tentang rekomendasi dari perusahaan atau tempat kerja anda. Setelah itu anda dapat membawa surat tersebut ke salah satu bank yang nantinya dapat anda gunakan sebagai tempat untuk mengajukan permohonan terhadap pencairan dana program perumahan BPJ tersebut atau yang lebih sering di sebut sebagai KPR yaitu Kredit Perumahan Rakyat. Kemudian nantinya bank akan memberikan seurat pemberitahuan tentang persetujuan untuk memberikan pencairan kredit atau SP3K atau bukti bahwa anda telah memenuhi syarat atau kriteris debitur yang telah di setujui oleh bank yang anda pilih tersebut.

Jika proses mendapatkan program perumahan BPJS tersebut telah selesai maka langkah berikutnya yaitu anda dapat langsung datang ke kantor BPJS yang ada di wilayah anda. Nantinya akan ada proses kolektif yang di lakukan oleh perusahaan atau tempat anda bekerja atau sebagai pemohon yang mengajukan program tersebut. Pada saat pengajuan ini anda lakukan maka anda harus membawa lampiran foto kopi sebagai anggota BPJS, lampiran foto kopi KTP dan juga lampiran foto kopi Kartu keluarga.

Jumlah Anggaran Yang Di Dapat

Ketika anda sudah memenuhi syarat mendapatkan program perumahan BPJS dan telah mengajukan program tersebut pada kantor BPJS maka anda akan mendapatkan jumlah anggaran atau pencairan dana yang setiap orang akan di berikan anggaran dengan jumlah yang berbeda. Jumlah anggaran yang diberikan tersebut akan di sesuaikan dengan jumlah gaji yang di miliki oleh para pengaju program atau gaji pemohon. Jika pemohon memiliki gaji atau pendapatan kurang dari Rp. 5 juta, maka jumlah anggaran yang akan di dapatkan sebanyak Rp. 20 juta.

Baca juga:  Pertanyaan Seputar Pencairan Dana Jamsostek BPJS JHT

Untuk saat ini para pemohon yang memiliki gaji atau pendapatan sebanyak Rp. 5 – 10 juta maka jumlah anggaran yang akan di berikan sementara baru Rp. 35 juta. Kemudian untuk para pemohon yang memiliki gaji atau pendapatan lebih dari Rp. 10 juta maka akan mendapatkan jumlah anggaran sebanyak Rp. 50 juta. Dengan menggunakan program ini maka 30% dana investasi yang di miliki oleh para pengaju atau pemohon seperti jaminan hari tua atau JHT akan di ambil untuk dapat melunasi biaya yang telah di berikan kepada para pengaju untuk dapat menjalankan program membangun rumah ini.

Jika anda sudah memenuhi syarat mendapatkan program perumahan BPJS ini maka ada 4 jenis layanan yang dapat anda pergunakan yaitu:

PUMP atau Pinjaman Uang Muka Perumahan kemudian ada KPR atau Kredit Pemilikan Rumah, ada KK atau Kredit Konstruksi, dan ada PRR atau Pinjam Renovasi Rumah. Jadi tidak hanya anda yang belum memiliki rumah saja yang dapat menggunakan fasilitas BPJS ini namun untuk anda yang ingin melakukan renovasi rumah pun juga dapat menggunakan fasilitas ini.

Kemudian untuk jenis layanan KPR atau Kredit Pemilikan Rumah itu sendiri terbagi atas dua layanan lagi yaitu KPR bersubsidi dan KPR non bersubsidi.

Untuk layanan KPR bersubsidi maka pemohon akan di berikan program rumah yang harganya di sesuaikan oleh pemerintah dengan jumlah maksimal pembiayaan terhadap KPR dan di tambah lagi dengan PUM atau Pinjaman Uang Muka hingga 99%. Kemudian untuk suku bunga yang menjadi ketentuan pemerintah yaitu 5%. Lalu untuk layanan KPR non subsidi maka para pemohon atau pengaju program bisa mendapatkan anggaran paling mahal sebanyak Rp. 500 juta dengan jumlah maksimal pembiayaan terhadap KPR dan di tambah lagi dengan PUM hingga 99%. Kemudian untuk suku bunga yang menjadi ketentuan pemerintah yaitu 3%.

Baca juga:  Cara Daftar BPJS Kesehatan Terbaru Online dan Offline 2017

Kemudian untuk layanan Kredit Konstruksi akan di berikan oleh BPJS secara khusus untuk melakukan pembangunan rumah tapak dengan ketentuan suku bunga yang di berikan oleh Bank Indonesia yaitu Rare + Margin Bank. Dan untuk layanan PRR, BPJS akan memberikan jumlah anggaran maksimal Rp. 50 juta dengan di berikannya masa tenor selama 10 tahun saja. Itulah beberapa jenis layanan lainnya yang juga dapat di pergunakan sesuai dengan kebutuhan yang di berikan oleh pemerintah untuk memudahkan urusan perumahan.

Baca ini: Cara Mencairkan Dana BPJS Ketenagakerjaan

Itulah beberapa informasi yang dapat anda ketahui mengenai syarat mendapatkan program perumahan BPJS. Kini bagi anda yang belum memiliki rumah namun sangat ingin memiliki rumah dan ternyata uang untuk membangun rumah tidak cukup atau bahkan tidak ada sama sekali maka anda dapat menggunakan layanan atau fasilitas yang di berikan oleh pemerintah ini tanpa memberatkan para pengaju atau pemohon untuk memberikan jaminan.

Dengan begitu anda para pasangan suami istri yang belum memiliki rumah tidak perlu lagi menyewa rumah, menyewa kontrakan atau bahkan kost karena dengan adanya program ini, kini anda dapat memiliki rumah hunian yang sangat layak. Jangan lupa untuk share artikel dari Ekonomibisnis.net ke sosial media seperti Facebook, Twitter dan Google+

Advertisement

Share : FacebookTwitterGooglePinterest

Related Post

30 thoughts on “Pertanyaan Seputar Pencairan Dana Jamsostek BPJS JHT

    • Untuk pencairan saat ini bisa hingga 2 minggu lamanya Pak Adi. Bila masih belum cair, Anda dapat menghubungi BPJS setempat

  1. Saya sudah tidak bekerja, resign tgl 17 maret 2017 status kepesertaan saya sudah tidak aktif. Apa sudah bisa untuk pencairan? Klo nunggu sebulan lama.

  2. saya mau tanya dong, apakah bisa mencairkan bpjs tetapi pakai surat ktp sementara / resi dari dinas kependudukan. di karenakan ktp saya blm jadi dari bulan november?

  3. saya pernah bekerja perusahaan lama dan bpjs lama tdk terkoneksi dengan bpjs perusahaan baru,status bpjs lama tdk aktif,apa bisa saya cairkan bpjs yg lama?

  4. Saya punya 3 kartu bpjs di 3 perusahaan,dan sekarang tidak bekerja bisa tidak saya cairkan sekaligus 3 nya pak.trimksh

  5. Saya baru bekerja satu tahun ,tapi saya di phk oleh perusahaan saya.. bagaimana cara mencairkan bpjs ketenagakerjaan saya..? Dan apa syarat2 nya ?

  6. Aq belum punya e-ktp, dan aq udah resign kerja belum genap 1 bulan. Dan bpjs ketenagakerjaan terisi saldo selama 1 th. Apa bisa di tarik? Karna aq butuh. Thanks

  7. Saya sudah tidak bekerja dari tgl 23 maret 2017… tp masih ada sisa gaji yg masuk ditgl 25 april 2017 .. apakah bisa saya cairkan dana bpjs saya di tgl 26 april 2017 ????tks

    • Menunggu 1 bulan Pak, apakah Bapak sudah meminta Paklaring dari perusahaan tempat Bapak bekerja dulu?. Bila sudah silakan menunnggu 1 bulan lalu silakaan cairkan dana JHT di kantor cabang BPJS daerah Bapak.

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *
You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Advertise
  • Bisnis Today

  • (X) 2 kali tuk menutup
    Baca ini: Prosedur Klaim BPJS Kesehatan
    Dukung kami dengan like fanspage ×